Rabu, 15 Mei 2013
Jago panjalu
Minggu, 28 April 2013
Remen Peken
Remen Peken:
Cintai Pasar Tradisional
Minggu, 13 Januari 2013
Misa Guyub Maryam
Senin, 22 Oktober 2012
Blekothek "Ngrukti Wiji"
Jumat, 17 Februari 2012
sekolah Berwawasan Lingkungan
SD Kanisius Kenalan berada dalam wilayah Paroki Promasan. Letaknya adalah persis di garis perbatasan antara Kulon Progo Yogyakarta dan Kecamatan Borobodur-Kabupaten Magelang. Selama 4 tahun terakhir ini, SD Kenalan telah berusaha keras untuk meningkatkan kemampuan SD ini untuk menjawab tantangan pendidikan, sekaligus tantangan situasi sosial-ekonomi di wilayah pedesaan di sekitar SD. SD Kanisius Kenalan telah menghasilkan pemuka masyarakat dan Gereja. Tantangan saat ini adalah bagaimana tetap ada murid-murid yang terus menjadi bagian dari peran pendidikan SD Kanisius Kenalan. Murid-murid SD Kanisius berasal dari keluarga petani. Para pendidik SD Kanisius Kenalan terus berusaha supaya anak-anak pedesaan Kenalan tetap menjadi bagian dari pendidikan SD Kanisius Kenalan, dan tidak menyusut baik dalam jumlah murid dan dalam peran pendidikan.
Minggu, 17 Oktober 2010
Hari Pangan Sedunia


Pangan lokal, Pangan Sehat Kini dan Masa Depan
Di jaman yang sangat pesat perkembangannya ini, manusia menghadapi beragam tawaran jenis makanan. Dalam situasi ini, pangan lokal atau pangan
ndesa, semakin dipinggirkan dan diabaikan. Meski pangan lokal berrasa lebih enak dan juga bergizi, orang cenderung memilih pangan cepat saji. Hal ini memprihatinkan; anak-anak menjadi korban panganan pabrikan. Diperlukan upaya mengenalkan dan menumbuhkan kembali cinta pangan lokal ini dalam diri anak-anak.
2. masak makanan tradisional.
Pangan lokal, pangan yang sederhana, sehat, dan bergizi untuk tubuh kita. Mudah didapat dan murah. Pangan lokal itu beraneka ragam jenisnya sesuai dengan kekhasan daerahnya. Maka, Ayolah kita lestarikan keragaman pangan lokal, pangan sehat untuk sekarang dan masa depan.
Dipersembahkan oleh komunitas Wiji Thukul, Geladi Wicara Republik Anak Kenalan, SDK Kenalan.
3. HPS Sendangsono.
Warga SDK Kenalan (warga RAK) menyemarakkan pra-misa dengan berkolaborasi dengan kelompok musik Unen Unen Alas Menoreh. barang bekas tidak lagi menjadi sampah, dimanfaatkan sebagai musik alternatif. Slogan Gunung Desa Reja diteriakkan lantang oleh anak-anak dibarengi genderang kaleng bekas, botol aqua bekas menandaskan suasana.
Dipersembahkan oleh komunitas Wiji Thukul, kelompok musik Blekhotek Republik Anak Kenalan, SDK Kenalan.
Semoga dengan kegiatan riil anak-anak semakin menghayati dan dan mencintai makanan sehat. harapan ke depan mereka menjadi aktor pembawa perubahan dan tetap cinta bumi 'paring Ndalem Gusti.
Sabtu, 27 Februari 2010
Di era globalisasi saat ini belum semua sekolah menerapkan suatu kurikulum pembelajaran tentang budaya lokal. Betapa luhurnya nilai budaya yang diwariskan nenek moyang kita. Sangat disayangkan ketika nilai-nilai itu tidak ditanamkan sejak dini terlebih dalam dunia penidikan formal. Mungkin di tengah maraknya serbuan budaya asing di kehidupan kita, Anda juga sering berkomentar “wah apik kui, ana sekolahan sing isih nggatekke bab kalestaren budaya, perlu di dukung…” Apabila Bapak Ibu diberi suatu pertanyaan “ Apa yang telah Bapak Ibu perbuat untuk kelestarian budaya terlebih langkah nyata Anda dalam mewariskan nilai-nilai luhur budaya local bangsa Indonesia….?
(Komprenx)